Natal Ayah 2010
N atal kali ini pun ayah tidak bisa pulang. Mungkin ia terlalu sibuk berperang dan bergerilia, menuruni ngarai, melintasi bukit dan hutan be...
N atal kali ini pun ayah tidak bisa pulang. Mungkin ia terlalu sibuk berperang dan bergerilia, menuruni ngarai, melintasi bukit dan hutan be...
N atal kali ini pun ayah tidak bisa pulang. Mungkin ia terlalu sibuk berperang dan bergerilia, menuruni ngarai, melintasi bukit dan hutan be...
by Wisnu Pamungkas Aku onani tadi pagi. Karena sudah beberapa hari ini kau sibuk. Aku merasa sedih dan lelah, tapi tak apalah. Sebab hidup...
by: Wisnu Pamungkas Natal bagi Ayah adalah awan yang berbalik dan menumpahkan hujan, Agin yang berbisik tentang ketulusan langit Bumi ya...
Cerpen: Wisnu Pamungkas Aku hidup dalam pengecualian. Terlahir untuk melarung, walau tanpa secarik pun peta kebahagiaan. Ayahku adalah ke...
by: Wisnu Pamungkas Ayah sangat ramah pada kematian bahkan ia mentraktirnya dengan sebotol bear sebelum mereka berpisah di ujung jalan ...
by: Wisnu Pamungkas Ayah sendiri di terminal udara mancari bahasa cinta Dia adalah lelaki yang gagal menjaga bumi sedangkan anak-anak t...